Langsung ke konten utama

Berbagi Internet ke beberapa rumah dari sumber internet VSAT

 Daerah yang transportasi sulit maupun kondisi alam yang berat maka intenet dari seluler maupun fiber optik (Indihome,Biznet,Firstmedia,dll) cukup sulit untuk diperoleh oleh masyarakat. Kondisi ini dialami oleh masayarakat di daerah seperti Papua, Sulawesi, NTT dan beberapa wilayah lain di Indonesia. Di daerah-daerah seperti ini banyak yang menggunakan Internet Satelit sebagai satu-satunya alternatif komunikasi dan internet yang bisa digunakan Walaupun berbiaya tinggi namun Internet Satelit merupakan solusi untuk internet bagi masyarakat di lokasi-lokasi terpencil. 

Saat ini intenet satelit telah banyak yang menggunakan sistem reseller (bisa dijual kembali) salah satunya adalah Internet SINYALKU dari Ubiqu. Dalam paketnya produk internet ini bisa dijual kembali dengan menggunakan sinyal wifi. Pelanggan wifi hanya cukup membeli voucher kemudian login di wifi maka dapat melakukan aktivitas browsing, streaming, dan lain-lain melalui internet.

Namun pakaet ini hanya dapat dinikmati dari jarak beberapa puluh meter di sekitar antena luar (outdoor)



Simulasi Pemasangan VSAT Ubiqu dan Antena Wireless

 



Berbagi Internet dengan Perangkat Wireless ( Antena Luar)

Untuk memperluas jangkauannya sehingga bisa dinikmati dari rumah-rumah pelanggan maka internet ini bisa dishare melalui perangkat wireless yang bisa dipasang di tiang berupa pipa atau tower triangle sehingga internet bisa dinikmati di tempat lain dengan biaya alat yang lebih murah dan perawatan yang lebih mudah daripada tiap rumah harus membeli peralatan Satelit sendiri-sendiri.

Alat yang dibutuhkan bisa dijelaskan sebagai berikut :
1. 1 buah Acces Point (Bisa menggunakan akses poin bawaan dari Ubiqu Sinyalku atau menggunakan perangkat yang gainnya lebih tinggi dan bagus.
2. Pipa atau tower dilengkapi dengan kawat sling supaya tidak bergoyang dan berubah
3. Mikrotik sebagai router tambahan, sebaiknya kita menggunakan router tambahan mikrotik supaya bandwidth maksimal di tiap rumah bisa diatur sehingga seluruh pengguna internet tidak merasakan lemot atau lambat.

Sistem ini tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan VSAT lain, seperti BAKTI dari Kominfo,Kacific dan lain-lain. yang jelas disini kami hanya berbagi cara untuk membagi internet dari sumber VSAT ke tempat lain.




Berbagi internet ke rumah-rumah sebaiknya posisi antena pembagi
lebih tinggi dan tidak ada halangan 



Pada artikel ini dipilih Ubiqu sebagai sample atau contoh karena dari beberapa penelusuran, Ubiqu salah satu operator Internet yang menyediakan sistem voucher dan internetnya boleh dijual kembali dengan menggunakan voucher untuk masing-masing user. Paket yang disediakan oleh Ubiqu hanyalah paket perlatan  untuk di lokasi dekat dengan alat Satelat Ubiqu saja, namun tidak dapat dimanfaatkan di rumah atau tempat lain yang masih dalam satu dusun atau desa.

Bisa digunakan sistem Wireless Point to Multi Point yaitu masing-masing rumah yang bisa terjangkau memasang perangkat Radio wireless dan Wireless Router di rumah atau lokasi yang diinginkan. Di rumah atau lokasi tersebut kita bisa menggunakan internet dengan mengisi voucher pulsa Ubiqu sesuai kebutuhan. Perangkat yang digunakan di masing-masing rumah dapat dilihat pada gambar berikut :

Perangkat yang digunakan pada dasarnya sama hanya berbeda kualitas produk dan kualitas internet yang diteruskan saja. pada gambar pertama menggunakan tplink CPE 220 dengan alat penerima yang diletakkan di luar rumah dengan menggunakan pipa. Sedangkan alat indoor yang digunakan untuk menyebarkan sinyal wifi menggunakan TPLINK WR840N.

Pada gambar kedua digunakan Ubiquity NSM 2 untuk antena outdoor yang berada di pipa di luar rumah sedangkan alat indoor tetap sama dengan yang pertama yaitu TPlinkWR840N. Alat-alat yang kami sajikan ini hanya sebagian contoh alat-alat yang sering digunakan.

Bagaimana Supaya Tidak Lemot ketika pemakai banyak?

Untuk tiap rumah dapat dialokasikan bandwidth misal 1MBps atau 512KBps dengan FUP limiter atau pembatas Kuota, hal ini bisa disetting dari Mikrotik yang kita gunakan. Untuk Ubiqu sinyalku ini pemilik vsat hanya menyebarkan jaringan dan berjualan voucher saja.

Dengan metode ini diharapkan dapat mempermudah penyebaran internet di daerah yang hanya bisa dijangkau oleh Internet satelit atau VSAT.


Berbagi Internet VSAT dengan Kabel Fiber Optik

Perangkat Wireless atau menggunakan antena luar seperti dijelaskan diatas memiliki kelebihan bisa menjangkau area hingga beberapa Km asal tidak ada halangan di udara seperti bangunan atau pepohonan. Namun untuk wilayah-wilayah yang dekat atau sharring internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan kabel fiber optik. Peralatan yang dibutuhkan adalah kabel fiber optik yang banyak di toko online beserta converternya ke ethernet, dan wireless router TPlink WR840N untuk di dalam masing-masing rumah











Postingan populer dari blog ini

Membuat 2 ISP dalam 1 Mikrotik

  Mikrotik merupakan perangkat yang cukup fleksibel dan bisa kita atur konfigurasinya sesuai dengan kebutuhan jaringan yang ada. Banyak macam fitur yang ditambahkan pada sistemnya, misal seperti fungsi Firewall, Routing, Managment Bandwidth, Web-Proxy, Samba Server, L2 Management, Hotspot, RADIUS, dll. Selain itu produk MikroTik umumnya memiliki beberapa port ethernet yang secara default masing-masing berjalan secara independent, dengan kata lain kita bisa menggunakannya untuk lebih dari satu Jalur ISP dengan metode Loadbalance atau juga Failover. Atau bisa juga kita konfigurasi dengan mode bridging untuk kebutuhan L2 Management. Pada artikel kali ini kita akan mencoba untuk melakukan konfigurasi router MikroTik dengan menggunakan koneksi 2 jalur ISP. Dengan 2 jalur ISP tersebut, kita akan buat misal 'ISP A' hanya khusus untuk jalur internet 'Network A' sedangkan 'ISP B' khusus untuk jalur internet 'Network B'. Untuk kebutuhan diatas nanti kita bisa meng...

MINI SERVER (DATABASE DAN WEBSITE) dari STB HG680P FIBERHOME

 Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai pembuatan mini server dari STB HG680P Fiberhome. STB tipe ini dapat diinstal Operating System (OS) Linux ARM sehingga dapat berfungsi sebagai komputer mini maupun sebagai mini server. STB Fiberhome ini memiliki spesifikasi sebagai berikut : oC Amlogic CPU quad core ARM Cortex-A53 @ up to 1.51 GHz GPU Mali-450MP RAM 2GB Storage Total 8GB (ROM System dan Internal 4GB) Built in WiFi HDMI 1x Port LAN 2x Slot USB 1x Slot SD-CARD 1x Port RCA Aux 1x Port SPDIF Gambar 1 STB Fiberhome HG680P STB jenis ini banyak digunakan oleh operator TV internet seperti Indihome, produk bekasnya banyak dijumpai di marketplace seperti Tokopedia, Shoope, Bukalapak, dll. Langkah-langkah Pembuatan STB menjadi mini server Linux STB yang akan dibuat menjadi mini server adalah STB yang telah di root sebelumnya, cara root dapat dilihat pada artikel lain. Peralatan yang harus dipersiapkan adalah           - STB HG680P (sudah di root)  ...

Cara Program Handy Talkie (HT) Motorola CP1300

 Motorola adalah salah satu brand yang cukup terkenal di bidang radio telekomunikasi karena kualitasnya yang baik dan kehandalannya untuk komunikasi radio walaupun harganya jauh lebih mahal dari merk lain. Pada artikel ini akan dibagikan cara program HT Motorola CP 1300.  Gambar 1 HT CP 1300 Dalam memrogram Motorola CP1300 diperlukan interface antara komputer/laptop dengan perangkat radio komunikasi yang dapat diprogram. Banyak interface yang sudah dijual jadi, namun seringkali pada tipe HT Motorola CP1300 ini kabel tidak bisa digunakan yang biasanya ditandai dengan perangkat radio yang ridak terdeteksi pada program (software). Kami merakit sendiri Kabel data atau interface yang digunakan untuk melakukan pemrograman Motorola CP 1300 ini. Gambar-gambar di bawah ini akan menunjukkan skema dan foto-foto pada Kabel Data Motorola CP 1300 hasil rakitan sendiri. Gambar 2 Kabel Data Rakitan  Skema atau wiring dari Kabel Data USB yang ditunjukkan pada gambar 2, dijabarkan pada ga...